Surabaya — Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara daring pada hari ini, yang secara khusus membahas “Skema dan Implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam Sektor Perumahan”. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam industri properti, perbankan, serta sektor pembiayaan perumahan di Indonesia.
FGD ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten serta partisipasi aktif dari peserta lintas sektor. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Tenaga Ahli dan Staf Khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta perwakilan dari berbagai asosiasi pengembang perumahan yang ada di Jawa Timur.

Ketua DPD REI Jatim dalam sambutannya menyampaikan bahwa inisiatif penyelenggaraan FGD ini berangkat dari kebutuhan mendesak akan skema pembiayaan alternatif yang dapat diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terutama untuk kepemilikan rumah pertama. Salah satu skema yang saat ini menjadi perhatian nasional adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini lebih dikenal di sektor UMKM, namun potensial juga untuk dikembangkan dalam sektor perumahan.
Dalam diskusi, dibahas secara detail mengenai tantangan teknis dan regulasi dalam implementasi KUR untuk pembiayaan rumah, termasuk persyaratan calon penerima, peran bank penyalur, hingga kesiapan developer dalam menyediakan unit rumah yang sesuai dengan kriteria. Narasumber dari kementerian menjelaskan bahwa KUR perumahan dapat menjadi solusi jangka menengah dalam mendukung target pemerintah untuk menekan angka backlog perumahan nasional.
Tidak hanya itu, FGD ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan masukan dari pelaku usaha kepada pemerintah pusat terkait kebijakan pembiayaan rumah rakyat, termasuk usulan penyempurnaan regulasi dan penyesuaian teknis lapangan agar skema KUR lebih aplikatif.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi terbuka yang penuh antusiasme, di mana para peserta menyampaikan pengalaman dan pandangan mereka secara langsung. Banyak dari peserta yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai sarana komunikasi dan kolaborasi antara pengembang, pemerintah, serta lembaga pembiayaan.
Melalui forum ini, DPD REI Jawa Timur berharap dapat mendorong terbentuknya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat serta membuka ruang kolaborasi yang konkret dalam penyediaan perumahan yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan





