DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timur menggelar Rapat Pleno Diperluas pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus ruang konsolidasi untuk memperkuat program kerja DPD REI Jawa Timur ke depan.
Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus DPD REI Jawa Timur, senior REI, serta sejumlah unsur terkait. Selain mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah berjalan, forum ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan masukan dan membangun komunikasi antaranggota dalam menghadapi dinamika industri properti di Jawa Timur.
Ketua DPD REI Jawa Timur, Mochamad Ilyas, membuka rangkaian rapat sekaligus menyampaikan paparan mengenai kinerja satu tahun DPD REI Jawa Timur. Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap berbagai program, kegiatan, dan langkah organisasi yang telah dilaksanakan selama periode kepengurusan berjalan.
Dari sisi organisasi dan tata kelola, Bendahara DPD REI Jawa Timur, Eddy Tjawinoto, turut menyampaikan laporan mengenai perkembangan dan kinerja keuangan DPD REI Jawa Timur.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta penyampaian masukan dari para senior REI. Sesi yang dipandu oleh Sekretaris DPD REI Jawa Timur, Rizky Supriadi, tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan pandangan dan berbagai masukan bagi pengembangan organisasi ke depan.
Menuju RAKERDA REI Jawa Timur 2026
Selain evaluasi kinerja, salah satu agenda penting dalam Rapat Pleno Diperluas adalah sosialisasi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) REI Jawa Timur 2026.
Ketua Penyelenggara RAKERDA, Mohammad Yunandi, menyampaikan sejumlah informasi dan persiapan terkait agenda RAKERDA sebagai forum strategis organisasi dalam merumuskan arah program kerja serta memperkuat kolaborasi antarpengurus dan anggota REI Jawa Timur.
Melalui Rapat Pleno Diperluas ini, DPD REI Jawa Timur terus mendorong terciptanya organisasi yang semakin solid, adaptif, dan responsif terhadap berbagai tantangan industri properti.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam memajukan industri real estat di Jawa Timur.





