Bisnis.com, JAKARTA — Wacana perpanjangan jangka waktu pinjaman atau tenor kredit pemilikan rumah (KPR) hingga 40 tahun dinilai tidak akan efektif dalam mendongkrak kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai kebijakan tersebut tidak sensitif mengubah nilai cicilan bulanan yang harus ditanggung debitur. Alhasil, stimulus ini diproyeksikan tidak akan membawa dampak signifikan dalam menjaring minat MBR untuk mengakses pembiayaan perumahan.
Klik selengkapnya di sini: https://ekonomi.bisnis.com/read/20260629/47/1984048/ekonom-kritik-tenor-kpr-subsidi-40-tahun-tak-efektif-dorong-mbr-miliki-hunian.





