DPD REI Jatim Gelar Forum Diskusi Apartemen dan Perumahan Subsidi Bersama Menteri PKP

Bagikan

DPD REI Jawa Timur menyelenggarakan Forum Diskusi Apartemen dan Perumahan Subsidi bersama jajaran Kementerian PKP, yang dihadiri oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, Dirjen Perumahan Perkotaan, serta BP Tapera.

Forum ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah dan pengembang dalam menyelaraskan langkah untuk mendorong percepatan penyediaan hunian subsidi, baik rumah tapak maupun hunian vertikal.

Pembahasan Strategis Program Perumahan
Dalam forum tersebut, dibahas beberapa poin penting terkait pengembangan perumahan, di antaranya:
– Dorongan optimalisasi program apartemen subsidi, termasuk perluasan segmentasi penerima manfaat
– Perkembangan realisasi KPR subsidi serta peluang peningkatan akses pembiayaan
– Pentingnya dukungan data dan kesiapan lahan untuk mendukung program perumahan
-Penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait implementasi kebijakan seperti BPHTB dan PBG
– Sinergi pemanfaatan program pembiayaan seperti KUR Perumahan

Selain itu, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi pertukaran data antara pengembang dan BP Tapera guna mendukung penyaluran program secara lebih tepat sasaran.

Masukan Konstruktif dari Pelaku Usaha
Dalam diskusi, para pengembang turut menyampaikan berbagai masukan sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kebijakan, antara lain:
– Perlunya dukungan berkelanjutan terhadap penyediaan lahan dan infrastruktur pendukung
– Penguatan skema pengembangan hunian vertikal agar lebih optimal
– Penyesuaian kebijakan agar selaras dengan dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat
– Peningkatan kesiapan sistem dan ekosistem pendukung program perumahan

Melalui forum ini, DPD REI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah serta menjadi mitra strategis dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau.

Diharapkan, hasil diskusi ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama dalam mendorong kebijakan yang semakin adaptif, implementatif, dan tepat sasaran.